Wilayah Gunungkidul dan sejumlah daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi pada Minggu sore 25 Januari 2026. Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 tersebut dirasakan warga di beberapa wilayah, namun hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi pada pukul 15.51 WIB dengan pusat gempa berada di laut sekitar 106 kilometer barat daya Gunungkidul pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di laut.
Sejumlah warga mengaku merasakan getaran gempa lebih dari satu kali. Getaran pertama dilaporkan terasa cukup kuat, sementara getaran berikutnya relatif lebih lemah. Warga di Gunungkidul, Bantul, Kota Yogyakarta, hingga Pacitan merasakan guncangan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun dampak serius akibat gempa tersebut. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi tetap aman.
BMKG memastikan gempa magnitudo 4,6 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Skala intensitas gempa tercatat berada pada level II hingga III MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh sebagian orang dan tidak menimbulkan kerusakan berarti.
Selain gempa utama, BMKG juga mencatat adanya gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil yang terjadi kurang dari satu jam kemudian. Namun, getaran gempa susulan tersebut tidak dirasakan signifikan oleh masyarakat.
BMKG dan BPBD mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi berwenang.
