Aura tak terbendung Filipina di panggung Mobile Legends dunia kembali terpancar. Aurora Gaming PH dinobatkan sebagai juara M7 World Championship 2026 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Alter Ego Indonesia, dengan skor telak 4-0 pada Grand Final yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Final yang berlangsung satu arah ini menampilkan dominasi penuh tim asal Filipina. Dari gim pertama hingga keempat, Aurora Gaming menguasai alur permainan dengan disiplin tinggi, rotasi yang rapi, dan eksekusi tim yang hampir sempurna. Alter Ego, yang berusaha membalas dengan permainan agresif, justru terjebak dalam skema yang telah disiapkan lawan.
Kemenangan ini bukan sekadar gelar bagi Aurora Gaming, tetapi juga penegasan supremasi Filipina di ajang M-Series. Negara tersebut telah berhasil menyabet gelar juara dunia Mobile Legends enam kali berturut-turut sejak M2, sebuah rekor dominasi yang belum terpecahkan.
Meski tumbang, perjalanan Alter Ego hingga ke babak final patut diacungi jempol. Pencapaian ini merupakan yang terbaik bagi tim Indonesia di M-Series, mengalahkan rekor sebelumnya yaitu peringkat keempat di M2. Kekalahan di final menjadi pembelajaran berharga tentang level konsistensi dan kedalaman strategi yang diperlukan untuk menjadi yang terbaik di dunia.
Turnamen M7 sendiri tercatat dalam sejarah sebagai salah satu event esports mobile dengan jumlah penonton tertinggi. Siaran langsungnya berhasil menarik minat jutaan penonton dari berbagai belahan dunia, dengan platform seperti TikTok mencatatkan rekor baru untuk siaran esports Mobile Legends.
Dengan total prize pool USD 1 juta, Aurora Gaming membawa pulang hadiah utama USD 320 ribu, sedangkan Alter Ego mendapatkan USD 150 ribu sebagai runner-up. Pencapaian kedua tim ini menunjukkan bahwa persaingan di puncak dunia Mobile Legends tetap panas, meski tongkat kerajaan untuk saat ini masih dipegang erat oleh Filipina.
